Home / Olahraga / Klarifikasi Pelaksana: Proyek Penguatan Tebing Sungai Melawi Masih Masa Pemeliharaan, Siap Lakukan Perbaikan ‎

Klarifikasi Pelaksana: Proyek Penguatan Tebing Sungai Melawi Masih Masa Pemeliharaan, Siap Lakukan Perbaikan ‎

Sintang – Proyek penguatan tebing Sungai Melawi di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Sintang, senilai Rp20,17 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 kembali menjadi sorotan publik.

‎Berdasarkan hasil investigasi tim awak media di lapangan pada Selasa (10/2/2026), pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Jaya Teknik Lestari tersebut diduga belum selesai 100 persen.

‎ Sementara itu, informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan proyek tersebut diduga telah dibayarkan penuh.

‎Pantauan langsung di lokasi proyek di kawasan Sungai Melawi, tepatnya di Jalan Teuku Umar, Sintang, menemukan sejumlah kejanggalan. Di beberapa titik, tiang penahan tebing yang baru dikerjakan terlihat mengalami retak-retak, sehingga memunculkan pertanyaan terkait mutu pekerjaan.

‎Menanggapi pemberitaan tersebut, pihak pelaksana proyek saat ditemui di Pontianak pada Rabu (18/2/2026) memberikan klarifikasi. Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa proyek tersebut saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan sebagaimana diatur dalam kontrak kerja.

‎“Pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan. Apabila ditemukan adanya keretakan atau kekurangan di lapangan, itu menjadi tanggung jawab kami untuk segera melakukan perbaikan,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa masa pemeliharaan merupakan bagian dari proses pekerjaan, sehingga pihak pelaksana tetap berkewajiban memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

‎Selain itu, pihak pelaksana juga menjelaskan bahwa Kepala Satuan Kerja (Satker) saat ini belum dapat turun langsung ke lapangan karena sedang mengalami musibah, di mana istri beliau tengah dalam kondisi sakit.

‎“Kepala Satker belum bisa ke lokasi karena sedang ada musibah keluarga. Namun koordinasi tetap berjalan, dan dalam waktu dekat kami akan melakukan pengecekan serta perbaikan di titik-titik yang mengalami retak,” jelasnya.

‎Pihak pelaksana memastikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan agar struktur penguatan tebing dapat berfungsi maksimal dalam mencegah abrasi dan longsor di bantaran Sungai Melawi.

‎Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang berimbang sembari menunggu realisasi perbaikan dari pihak pelaksana proyek.”(Tim/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP